RSS

Perumpamaan Sup Dalam Pispot

04 Jul

Saat menulis artikel untuk Media Ummat ini, saya sedang berada di Sydney untuk road show dakwah di beberapa kota di Australia.  Sydney, Brisbane, Goldcoast, Melbourne dan Adelaide.  Tepatnya sudah 28 hari saya disini dan akhir April akan kembali ke Indonesia.

Saya mengamati, berbagai permasalahan umat Islam yang terjadi di Australia hampir sama dengan yang terjadi di Indonesia. Masalah pemurtadan dan pendangkalan aqidah pun juga terjadi pada umat Islam disini. Namun bedanya jika di Indonesia, kondisi ekonomi masyarakat muslim umumnya diposisi yang rendah. Namun disini jika tidak dikatakan kondisi ekonomi tinggi tapi mereka mendapatkan kehidupan yang layak dan jika dibandingkan dengan di Indonesia, kondisi ekonomi muslim disini jauh lebih baik.

Tanggal 8 April bertepatan dengan Hari Raya Paskah. Di Indonesia peringatan hari ini tidak terlalu terdengar tapi di Australia Hari Raya Paskah umat Kristen yang disebut Easter Day ini  dirayakan sangat meriah, sama meriah dengan perayaan Natal dan New Year.

Namun yang membuat saya tercenung adalah, masih banyak saudara-saudara kita di negeri perantauan ini yang terseret dalam peringatan-peringatan kaum kafir , dan malahan membatalkan pengajian di hari jumat karena keluarga mereka lebih memilih long week-end keluar kota mengikuti easter show, dsb ketimbang mengajak mereka sekeluarga untuk pengajian.

Di kesempatan lain didalam sebuah taklim, seorang ibu menanyakan tentang hukum mengikuti Easter Show. Beliau juga menjelaskan bahwa menghindari perayaan tersebut sangat sulit karena demikian meriah ramainya, berbagai parade besar diadakan di pusat kota, diskon-diskon besar di mall-mall juga bahkan di sekolah-sekolah umum anak-anak juga digiring memeriahkan Easter. Seiiring dengan pertanyaan ibu tersebut ternyata masih ada juga yang menanyakan hukum mengikuti perayaan Christmass atau Natal.

Bagi kita yang di Indonesia, dengan adanya fatwa MUI tentang haramnya hukum merayakan Natal bagi umat Islam, dan gencarnya sosialisasi para pendakwah di tiap bulan desember tentang perayaan ini dan banyak buku-buku dan tulisan yang mengungkap kebohongan perayaan 25 desember ini, insyaAllah umat Islam di Indonesia sudah paham. Bahwa HARAM hukumnya mengikuti peringatan Natal.

Namun bagaimana tentang Paskah atau Easter? Apakah umat Islam memahami esensi perayaan ini sebagaimana tentang kasus Natal? Mungkin di Indonesia yang negeri mayoritas berpenduduk muslim, Easter/Paskah tidak dijadikan sarana pendangkalan aqidah atau pemurtadan. Tapi di Australia, peringatan Easter dijadikan sarana pendangkalan aqidah bagi umat Islam.

Apa sesungguhnya Easter atau Paskah?

Istilah Easter berakar dari bahasa Inggris Kuno Ēastre atau Ēostre. Nama ini mengacu pada nama Dewi Ēostre/ Astarte dari budaya Anglo-Saxon di Jerman. Festivalnya disebut Ostara, yakni untuk menghormati Astarte (dewi kesuburan) yang berlangsung di awal musim semi.  Kenapa ada simbol kelinci dan telur? Simbol kelinci dipakai sebagai lambang kesuburan karena kelinci adalah binatang yang mudah beranak-pinak. Dan telur sebagai simbol awal kehidupan.

Easter, sebuah festival untuk menghormati Astarte, dewi kesuburan, yang dilambangkan kelinci dan telur sebagai simbol-simbol kesuburan umum dalam budaya pagan. (Encyclopedia Britannica, 1982 Edition, vol. 4, halaman 501.)

Lalu bagaimana budaya Pagan “Easter” berubah menjadi hari Kebangkitan Yesus sebagai Tuhan? Dalam Konsili Nicea 325M, Konstantin penguasa tertinggi Romawi demi menyelamatkan imperiumnya. Ia membuat agama Hybrid, mencampurkan polyteisme yang berasal dari agama pagan dan monoteisme yang berasal dari agama Yahudi dalam suatu konsep baru yang disebut Trinitas. Tiga dalam satu, satu dalam tiga.

Dengan mengikuti ajaran Paulus, maka Kaisar Konstantin menetapkan hari Paskah (Easter) sebagai hari kebangkitan Yesus. Yesus dikatakan mati setelah disalib lalu dikuburkan dan setelah tiga hari kemudian bangun/bangkit dari kematian untuk naik ke langit dan duduk di kanan tuhan Bapa. Orang Kristen berdalih, manusia biasa tidak mungkin melakukan hal tersebut, sehingga ‘masuk akal lah Yesus adalah tuhan’.

Perumpamaan Sup Dalam Pispot

Saya menjelaskan betapa terlarangnya umat Islam mengikuti budaya-budaya kafir tersebut dengan perumpamaan sup dalam pispot. Kisahnya, ketika saya diundang ke sebuah daerah terpencil di pedalaman, ibu-ibu majlis taklim disana menyambut tamu-tamu dari ibu kota sebaik yang mereka bisa lakukan. Ketika ceramah usai dan acara ramah-tamah dimulai disajikanlah hidangan makan siang disalah satu rumah tokoh adat.  Diantara beberapa makanan daerah, ada makanan spesial  yang sengaja mereka buat yakni sup ayam. Sup dihidangkan dalam sebuah wadah keramik putih baru yang sengaja mereka beli dari pasar beberapa hari sebelumnya.

Pak Camat selaku tokoh paling dihormati mendapatkan kesempatan untuk mempersilahkan tamu-tamu dari ibu kota untuk masuk ke ruang makan. Begitu melihat sup tersebut diatas meja makan, sontak wajah Pak Camat jadi merah dengan mata melotot setengah membentak beliau memerintahkan agar wadah sup diganti. Rupanya wadah sup tersebut adalah pispot.

Mengapa Pak Camat malu? Karena pispot adalah wadah yang sangat tidak layak untuk makanan. Bagi ibu-ibu yang tidak tahu mungkin wadah pispot sama saja dengan wadah-wadah yang lain, tapi bagi yang tahu, tentu wadah pispot sangat menjijikkan jika digunakan sebagai wadah makanan, walaupun wadah tersebut adalah wadah baru yang sama sekali belum pernah digunakan sebelumnya.

Demikianlah juga dengan perayaan Natal, Easter, Valentine, April Mop. Semuanya adalah perayaan kaum kafir. Yang sesungguhnya sangat menjijikkan jika muslim terlibat ikut-ikutan merayakannya.  Walaupun ada yang berdalih perayaan-perayaan tersebut hanya untuk ‘fun-fun’ saja, menjaga hubungan kekerabatan, dsb. Maka, sejauh mana menjijikkannya, insyaAllah dengan “Iqra” membaca, mempelajari sejarah peradaban Islam, kita akan mengetahuinya.

 

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 4, 2012 in Uncategorized

 

One response to “Perumpamaan Sup Dalam Pispot

  1. rinsi

    November 8, 2012 at 1:19 am

    Ass. Thks atas artikel yg sangat bagus,.. insyaallah sangat bermanfaat ,…………

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: